Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo, Menpora Dito: Tim Ini Baik untuk Bangun Ekosistem Basket Indonesia

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo. Pada hari Minggu, 10 Oktober 2021, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menghadiri acara peluncuran tim basket Kesatria Bengawan Solo di Kota Solo, Jawa Tengah. Dalam acara tersebut, Menpora memberikan dukungan penuh untuk tim tersebut dan menyatakan bahwa tim ini akan berperan penting dalam membangun ekosistem basket Indonesia.

Tim Kesatria Bengawan Solo merupakan tim basket profesional yang akan berkompetisi di Liga Bola Basket Indonesia (IBL). Tim ini dibentuk dengan tujuan untuk mengembangkan potensi atlet basket Indonesia dan meningkatkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Menpora Dito, sapaan akrab Menpora Zainudin Amali, mengungkapkan kegembiraannya atas peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo. Ia menyatakan bahwa tim ini merupakan langkah yang baik dalam membangun ekosistem basket Indonesia yang lebih kuat.

Dalam pidatonya, Menpora Dito juga mengapresiasi upaya tim Kesatria Bengawan Solo dalam mencari bibit-bibit muda yang berbakat di bidang basket. Ia berharap bahwa tim ini dapat memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda Indonesia untuk mengembangkan bakat mereka dan meraih prestasi yang gemilang.

Menpora Dito juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia olahraga, dan masyarakat dalam memajukan basket Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk mendukung tim Kesatria Bengawan Solo dan memberikan dukungan penuh kepada atlet-atlet muda Indonesia.

Selain itu, Menpora Dito juga berharap bahwa tim Kesatria Bengawan Solo dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkecimpung dalam dunia olahraga, khususnya basket. Ia berharap bahwa melalui tim ini, anak-anak muda Indonesia dapat melihat bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter, dan meraih prestasi yang gemilang.

Acara peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh olahraga ternama. Mereka memberikan dukungan dan harapan agar tim ini dapat mencapai prestasi yang gemilang di dunia basket.

Tim Kesatria Bengawan Solo sendiri memiliki visi untuk menjadi tim basket yang kompetitif dan menginspirasi generasi muda Indonesia. Mereka berkomitmen untuk mengembangkan potensi atlet-atlet muda Indonesia dan menciptakan lingkungan yang mendukung untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Dalam pelaksanaan kegiatannya, tim Kesatria Bengawan Solo juga akan melibatkan komunitas lokal, sekolah, dan klub basket di sekitar Solo. Mereka akan mengadakan program-program pengembangan bakat, pelatihan, dan kegiatan sosial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam dunia basket.

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo

Peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo merupakan langkah yang positif dalam memperkuat ekosistem basket Indonesia. Dukungan dari Menpora Dito dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat mendorong perkembangan basket Indonesia ke arah yang lebih baik. Semoga tim Kesatria Bengawan Solo dapat meraih prestasi yang gemilang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Solo: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo bangga dan memberi apresiasi kepada tim basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) sebagai salah satu tim pendatang baru di ajang Indonesia Basketball League (IBL) 2024.

Hal itu disampaikan Menpora Dito saat menghadiri grand launching tim basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) di Sritex Arena, Senin (18/12) malam. “Saya bangga tim basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) banyak diisi ouwner-ouwner muda. Ini menjadi sinyal baik untuk berkembangnya ekosistem industri olahraga basket di Indonesia, khususnya kota Solo,” kata Menpora Dito.

Menurut Menpora Dito, hadirnya tim basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) ini diharapkan bisa membangkitkan gairah olahraga basket di Solo.

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo

“Saya harap tim ini bisa menambah semangat dan gairah olahraga basket di kota Solo. Apalagi saya melihat baru kali ini launching tim yang sudah memiliki basis penonton yang luar biasa,” tambah Dito.

Launching tim basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) berlangsung cukup meriah. Perkenalan diawali lewat cuplikan video. Tayangan tersebut menggambarkan keindahan Kota Solo.

Bahkan, beberapa roster asal Solo Raya masuk di video tersebut. Mulai dari Tifan Pradita, Bryan Max, hingga Samuel Devin.

Setelah video selesai, satu per satu pemain masuk ke Arena. Selain tiga dalam video, ada Andre Rorimpandey, Kevin Moses, Hengki Ifandi, Nuke Tri Saputra, Ferdian Dwi, Andre Adrianno.

Kemudian menyusul Esha Lapian, Ruslan, Bagus Dwi Cahyono, Kanton Adjie. Disusul tiga pemain asing, yakni Taylor Johns, Jason Copman, Kentrell Barkley.

Hadiri Launching Tim Kesatria Bengawan Solo

Dilanjutkan jejeran manajemen. Termasuk, Presiden Kesatria Bengawan Solo Yakup Hasibuan dan istrinya Jessica Mila.

Mereka berjejer di arena untuk menyambut ribuan masyarakat yang datang. Di akhir acara ditutup dengan penampilan atraktif penyanyi Mr Jono dan Joni.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis